LWP NU Wonosobo Gelar Halaqah Takmir Masjid

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

nuwonosobo.com – Ketua Pengurus Cabang Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) NU Wonosobo Muchtar Masnun mengatakan bahwa, banyak masjid di Wonosobo yang tidak berani menampakkan identitas sebagai masjid Nahdlatul Ulama, meskipun dalam kenyataannya yang mewakafkan adalah warga Nahdlatul Ulama. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Halaqah Takmir Masjid, Sabtu (2/6) yang dilaksanakan di Masjid As-Shiddiq Kelurahan Garung,  Kecamatan Garung, Wonosobo. Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 takmir masjid dari kecamatan Kejajar, Mojotengah dan Garung.

 
“Identitas masjid akan menjadi penting, di mana memberikan peran maksimal kepada takmir masjid dalam mensosialisasikan ajaran Islam ala Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah kepada Jamaah, tanpa ada halangan dari manapun,” ujarnya. 
 
Dikatakan, ke depannya pengurus LWPNU akan mendampingi proses awal pengurusan wakaf, mulai dari proses penerbitan Akta Ikrar Wakaf  hingga proses penerbitan sertifikat tanah Wakaf. Dikatakan Muchtar, tujuan dari kegiatan tersebut, pertama supaya kemakmuran masjid tetap terjaga dan jaminan pengelolaan masjid sesuai dengan aqidah ahlussunnah wal jama’ah, kedua media penangkalan terhadap faham radikalisme terhadap jamaah dan masyarakat awam, dan terakhir tertib administrasi dan perhatian akibat hukum untuk asa yang akan datang.
 
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris PCNU Nurcholis, Ketua LTMNU Ahmad Fuadi, LDNU Ahmad Sudani, Rais MWCNU Garung Kiai Sujarko Ahmad, dan  Ketua MWCNU Kejajar Taufik Rizal. (Nahru/Muiz)