LP. Maarif NU Wonosobo Gelar Silaturahim dan Halal bi Halal

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

nuwonosobo.com – Pada Hari Sabtu (15/7), Pengurus LP Maarif Kabupaten Wonosobo mengadakan silaturahim dan halal bi halal di Kampus Al Madina. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PCNU Wonosobo, Wakil Ketua PCNU Bidang Pendidikan, Dewan Pendidikan, Perwakilan Dinas Pendidikan, Kemenag, Pengurus LP. Maarif, dan Kepala Sekolah di bawah naungan Lembaga Ma’arif Wonosobo.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Wonosobo mengatakan pentingnya sinergitas Pengurus LP. Maarif dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga visi dan misi dari Pengurus PCNU Wonosobo selaras dengan seluruh kegiatan Maarif. Hubungan guru dengan Lembaga Maarifpun sangat penting, karena hubungan guru dengan LP. Maarif merupakan hubungan instruktif-koordinatif. Apabila hubungan ini efektif, maka semua kebijakan yang dilaksanakan oleh guru, sekolah, atau madrasah akan merujuk pada keputusan dan kebijakan Pengurus LP. Maarif.

 

Dalam himbauannya pula, KH. Arifin Shiddiq mengingatkan untuk selalu menguatkan kelembagaan dan sumber daya manusia. Langkah penguatan tersebut bisa dengan mewajibkan komisariat IPNU-IPPNU serta Pagar Nusa di satuan pendidikan Maarif Wonosobo. Kasi Kurikulum Dinas Dikpora Kabupaten Wonosobo, dalam sambutannya mengatakan, Pengurus LP. Maarif harus mempelajari regulasi pendidikan terbaru agar lebih maju dan tidak ketinggalan informasi tentang regulasi. Beliaupun berharap, agar Lembaga Maarif Wonosobo selalu menjadi partner dalam memajukan pendidikan di Wonosobo.

Ketua LP. Maarif Wonosobo H. Abdul Majid mengatakan, Lembaga Maarif ini adalah sebuah team work, sehingga tugas pengurus dibagi dengan pembidangan. Hal-hal yang lebih rinci akan dibahas pada rakor dalam waktu dekat, setelah semua bidang merumuskan materi program kerja. Terkait gagasan Full Day School, Maarif Wonosobo akan satu komando dengan pengurus pusat dan pengurus wilayah, yakni menolak sembari menunggu perkembangan lebih lanjut. Diharapkan pula kepada semua sekolah atau madrasah di lingkungan Lembaga Maarif tidak ada yang melaksanakan Full Day School sesuai instruksi pusat. (MNI/LTNNU)