Silaturahmi PCNU ke Sesepuh dan Tokoh NU Wonosobo, Pengurus Diberi Wejangan

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

nuwonosobo.com ~ Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Wonosobo melakukan silaturahmi ke beberapa sesepuh  dan tokoh NU Wonosobo, kamis (29/06). Silaturahmi ini juga dalam rangka halal bi halal, mengingat masih dalam suasana Idul Fitri 1438 Hijriyah. 

Menurut sekretaris PCNU Wonosobo, Nurcholis, S. Ag, kegiatan ini sudah rutin dilakukan oleh jajaran pengurus setiap tahunnya. ” Istilah “halal bi halal” ini secara nyata dicetuskan oleh KH. Wahab Chasbullah dengan analisa pertama (thalabu halâl bi tharîqin halâl) adalah: mencari penyelesaian masalah atau mencari keharmonisan hubungan dengan cara mengampuni kesalahan. Atau dengan analisis kedua (halâl “yujza’u” bi halâl) adalah: pembebasan kesalahan dibalas pula dengan pembebasan kesalahan dengan cara saling memaafkan.” Pada kesempatan silaturahmi ini, sekaligus memohon arahan dan wejangan kepada para sesepuh dan tokoh NU untuk kemajuan NU di Wonosobo.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Rais Syuriah PCNU Wonosobo, KH. Abdul Halim, Alh., dan Ketua Tanfidziyah PCNU Wonosobo DR. Arifin Shidiq, Alh. M. Pd. I beserta jajaran pengurus, bersilaturahmi ke beberapa sesepuh dan tokoh NU Wonosobo antara lain :

  1. KH. Chabibullah Idris
  2. KH. Muchotob Hamzah
  3. KH. Ibnu Jauzi Mufid
  4. KH. Sugito
  5. KH. Muktiqun Asnawi
  6. Habib Agil Al Ba’bud
  7. KH. Chaidar Idris
  8. Habib Ahmad Al Attas
  9. KH. Subromalisi

Disampaikan pula beberapa wejangan yang disampaikan oleh para sesepuh, sebagai harapan para kyai dan ulama kepada para pengurus, untuk tetap mempertahankan NKRI sebagai bentuk final bernegara. NKRI harga mati. Beliau para kyai sepuh berharap pula agar NU bisa memaksimalkan peran dakwah terhadap masyarakat dan juga memberikan pelayanan dalam bidang sosial. Beberapa kyai juga berharap supaya PCNU Wonosobo lebih meningkatkan prestasi-prestasi organisasi, baik tingkat regional Jawa Tengah maupun Nasional. Tak lupa pula wejangan yang selalu disampaikan pada setiap kesempatan adalah supaya berusaha untuk selalu kaderisasi, baik dalam kelembagaan maupun dalam dakwah pada nahdliyyin khususnya di Wonosobo. Karena ruh dari Nahdlatul Ulama adalah kaderisasi di semua lini baik pada banom maupun lembaga strategis NU. (MNI/LTNNU)